fbpx

News & Events

Pabrikan mobil Toyota dikabarkan akan melakukan recall pada tiga jenis mobil produksinya karena adanya masalah pada airbag. Mobil-mobil yang akan direcall tersebut adalah mobil Lexus NX dan Toyota Prius. Seperti dilansir dari halaman Carscoops, jumlah mobil yang akan ditarik juga bisa dibilang cukup banyak yaitu hingga mencapai 49.000 unit mobil. Semuanya mobil tersebut adalah mobil dengan tahun pembuatan 2016.

Disebutkan juga bahwa masalah yang terjadi pada mobil tersebut adalah karena sistem kantung udara atau airbag pada tipe mobil tersebut tidak beroperasi secara normal. Bahkan jika terjadi kecelakaan, airbag tersebut bisa gagal keluar. Setelah diteliti lebih jauh, kegagalan tersebut terjadi karena adanya masalah pada bagian sensor airbag tersebut.

Rencananya, pemilik dari 49.000 mobil tersebut akan dipanggil lewat pesan suara agar bisa datang untuk melakukan perbaikan. Tahap perbaikan airbag tersebut akan dimulai pada akhir bulan Maret 2018. Untuk mengatasi masalah tersebut, mekanik dealer Toyota dan Lexus akan meminta untuk nomor seri sensor airbag dan menggantinya dengan yang baru tanpa membayar biaya lagi.

Selain tentang masalah recall tersebut, Toyota juga kabarnya telah bekerjasama dengan Subaru untuk bisa mengembangkan mobil listrik dengan menggunakan teknologi milik mobil Toyota Prius. Proyek kerjasama antara dua perusahaan otomotif tersebut juga masih berlanjut sampai dengan saat ini.

Dua produsen mobil dari Jepang ini kabarnya akan kembali merajut kerjasama terutama pada rencana pengembangan mobil yang ramah lingkungan. Adapun kolaborasi di antara kedua perusahaan tersebut dilakukan untuk bisa menembus pasar otomotif Amerika Serikat.

Subaru sendiri sebelumnya juga sudah pernah meluncurkan mobil jenis hybrid plug-in miliknya yaitu mobil Crosstrek. Tetapi jika dilihat dari angka penjualan, mobil tersebut bisa dikatakan tidak terlalu memuaskan konsumennya. Melihat akan hal tersebut, Subaru memutuskan untuk bekerjasama dengan Toyota untuk bisa mengembangkan mobil yang ramah lingkungan.

Chief Technical Officer Subaru, Takeshi Tachimori mengatakan bahwa mereka akan segera memperkenalkan mobil Hybrid Plug-in terbaru mereka di tahun ini.

Untuk sumber tenaga, mobil baru dari Subaru ini terinspirasi dari mobil Toyota Prius yang menggunakan baterai Lithium-ion dengan daya 8.8 kWH. Sementara untuk bagian mesin, mobil tersebut akan menggunakan mesin yang dikombinasikan dengan sistem transmisi CVT dan juga bisa menggerakkan mesin secara elektronik.

Kerjasama Subaru dan Toyota dalam pembuatan mobil Hybrid Plug-in ini hanya untuk pasar otomotif Amerika saja. Tetapi Subaru kabarnya akan memproduksi mobil ini dinegara asalnya yaitu Jepang.

Scuto Jakarta adalah tempat paling tepat untuk mobil anda.

Leave a Reply