fbpx

News & Events

Produsen otomotif diseluruh dunia sampai saat ini masih terus berlomba dan juga berkompetisi untuk bisa mengembangkan mobil listrik milik mereka. Ribuan triliun rupiah telah disiapkan untuk investasi pengembangan mobil listrik dalam beberapa tahun ke depan.

Jika dilihat dari data kompilasi yang dirilis oleh halaman Reuters, setidaknya gabungan dari seluruh produsen otomotif di dunia telah mengalokasikan dana total sekitar USD$ 90 miliar atau setara dengan Rp 1.198 triliun rupiah untuk bisa ikut serta dalam pengembangan mobil listrik. Hal tersebut mengindikasikan bahwa dalam beberapa tahun kedepan, tren mobil tanpa emisi akan lebih banyak diproduksi dan akan menggeser keberadaan mobil dengan bahan bakar fosil.

Rencana besar para pelaku otomotif global dalam mengembangkan mobil listrik terlihat dalam ajang North America International Auto Show atau lebih dikenal dengan Detroit Auto Show di Amerika Serikat (AS). Pabrikan mobil seperti Ford juga dikabarkan siap menginvestasikan dana sebesar USD$ 11 miliar atau sekitar Rp 146 triliun dalam jangka waktu empat tahun ke depan. Tidak tanggung-tanggung juga, Ford juga dikabarkan akan segera meluncurkan 40 mobil hybrid dan mobil full listrik dengan menggunakan teknologi baterai paling canggih.

Langkah yang diambil oleh Ford tersebut merupakan respon setelah melihat para pesaingnya yaitu seperti GM, Toyota dan Nissan yang sudah lebih dahulu merilis mobil listrik dan tentunya hal tersebut juga mendapatkan sambutan yang positif dari seluruh pasar otomotif. Meski demikian, usaha dari Ford untuk menyasar segmen mobil listrik juga harus mendapatkan saingan yang cukup berat. Sebab di Amerika sendiri, segmen mobil listrik masih dikuasai oleh produsen mobil listrik terbesar di dunia yaitu Tesla dibawah kepemimpinan Elon Musk. Penjualan mobil listrik diperusahaan tersebut juga telah mencapai angka 100.000 unit mobil di sepanjang tahun 2017.

Pasar mobil listrik di AS juga terus mengalami peningkatan. Hal tersebut diakui oleh Mike Jackson yaitu seorang Chief Executive di perusahaan AutoNation yang merupakan perusahaan ritel di AS. Mike juga memperkirakan bahwa mobil listrik akan lebih banyak diminati oleh konsumen di pasar otomotif global dalam jangka waktu dekat. Di tahun 2030, Mike juga menyakini bahwa penjualan mobil listrik akan mendapatkan 15 persen – 20 persen dari total penjualan mobil di AS. Sebagai informasi, total penjualan mobil di AS di tahun lalu mencapai angka 17,2 juta unit mobil.

Scuto Indonesia hadir untuk melengkapi kebutuhan mobil anda.

Leave a Reply