fbpx

News & Events

Kasus recall mobil belakangan ini memang sering terjadi di seluruh dunia. Tentunya pemanggilan kembali ini terjadi karena sesuatu yang dapat membahayakan penumpang didalam mobil tersebut. Hal ini bisa saja terjadi di semua pabrikan otomotif di seluruh dunia. Kali ini, ada kabar tentang pabrikan otomotif Hyundai yang merecall ribuan mobilnya dari pasar China karena masalah teknis yang bisa membahayakan keselamatan penggunanya.

Seperti dilansir dari halaman Xinhua.Net, Otoritas China mengharuskan Hyundai untuk bisa melakukan pemanggilan kembali atau recall secara bertahap kepada 63.852 mobil Hyundai Tucson dari pasar otomotif China karena ditemukannya masalah sistem elektronik pada mobil satu ini.

Sebelumnya, Hyundai juga sudah pernah menarik kembali mobil Tucson yang diproduksi sejak tanggal 1 april 2017 sampai dengan 25 Oktober 2017 karena gagal memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Badan Supervisi, Inspeksi dan Karantina Kualitas Produksi (GAQSIQ) Negara China.

Selain itu, pabrikan mobil Hyundai juga sudah pernah menarik 33.722 unit mobil Tucson yang diproduksi pada tanggal 1 Juni 2016 sampai dengan 23 Agustus 2016 karena adanya masalah pada bagian transmisi kopling ganda (TCU). Pabrikan otomotif dari Korea ini tentunya diharapkan bisa memberikan komitmen yang tinggi untuk keselamatan konsumennya. Hyundai juga terlihat merespons dengan cepat setiap temuan yang dianggap bisa membahayakan para konsumennya.

Selain tentang recall mobil Tucson, Pabrikan mobil Hyundai juga telah memperkenalkan fitur baru mereka yaitu sistem pendeteksi kantuk pada pengemudi mobilnya. Jika dilihat dari peraturan AAA Foundation untuk keselamatan lalu lintas yang memperkirakan lebih dari 20 persen kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban tewas di Amerika Serikat (AS) karena pengemudi yang mengantuk. Hal tersebut diperkirakan menyebabkan 7.000 kematian setiap tahunnya.

Dilihat dari hal tersebut, pabrikan mobil dari Korea, Hyundai meluncurkan fitur terbarunya yang diberi nama DDRE (Departed Driver Rescue & Exit Manuver) yang rencananya akan segera diperkenalkan di acara Consumer Electronics Show 2018. Fitur DDRE ini dirancang untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi yang tertidur saat sedang mengemudi. Cara kerja sistem ini adalah dengan menggunakan kamera infra merah yang bisa memantau serta menganalisis gerakan wajah dan mata pengemudi, serta untuk bisa memeriksa tanda mengantuk.

Scuto Jakarta hadir untuk melengkapi kebutuhan mobil anda.

Leave a Reply